Kamis, 07 Juli 2011

Cara Mengaktifkan Telnet di Windows XP



Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan (wikipedia).
Dengan telnet anda bisa melakukan akses secara remote (jarak jauh) terhadap komputer lain yang terhubung via internet atau jaringan lokal. Hampir semua sistem operasi memiliki protokol telnet. Dalam kesempatan ini penulis akan menunjukan bagaimana mengaktifkan telnet di windows XP dan bagaimana mengaksesnya.
Sejak windows XP mengupdate dengan SP2 telnet secara otomatis di-disable oleh windows dengan alasan keamanan. Untuk mengaktifkannya ikuti langkah-langkah berikut :
Klik start –> Run ketik services.msc maka akan tampil jendela service windows XP :

Cari telnet pada kolom , kemudian double klik telnet, maka akan dihadapkan pada kotak dialog dibawah ini :

Pilih automatic, kemudian klik Apply selanjutnya untuk menajlankan telnet klik tombol start, akhiri dengan menekan tombol OK, dan tutup seluruh windows.
Sampai tahap ini anda telah menjalankan telnet server, selanjutnya silahkan anda pindah ke komputer lain yang terhubung ke jaringan dan anda akan me-remote komputer yang telah anda akatifkan telnet servernya.
Untuk melakukan pekerjaan secara remote (meremote komputer via telnet) lakukan langkah berikut :
klik start –> Run ketik telnet ip_addres_komputer_target (komputer yang telah diaktifkan telnet-nya) klik OK, lihat gambar :

Maka anda akan dihadapkan pada pilihan pertanyaan tentang keamanan data via telnet, jika yakin anda ketik saja n dan tekan tombol enter. Selanjutnya jika ditanya username masukan username yang terdaftar di komputer target, standarnya adalah administrator dan passwordnya kemudian klik enter.

Setelah berhasil login maka anda akan dihadapkan pada dos prompt komputer target seperti pada gamabr dibawah :

Setelah anda berhasil login sebagai administrator, apa yang bisa anda lakukan ??? anda bisa melakukan apa saja menghapus file, mengcopy, mematikan komputer, mereset komputer bahkan memformat komputer target !, sebagai contoh penulis akan me-reset komptuer target , lihat command dibawah ini :

akhiri dengan menekan tombol enter dan dijamin komputer target akan me-reset dengan sendirinya tinggal teman anda yang terbengong-bengong komputer nya reset sendiri .

Cara Membuat Web Host Publik

1. Masuk ke modem via web browser masing2 dan masukkan alamat modem http://192.168.1.1 (tergantung settingan masing2) dan masukkan username dan passwordnya.

2. Pertama kali kita akan dihadapkan pada menu "Status", nah disitu coba kalian lihat pada tulisan "Virtual Circuit" dan cari "PVC" mana yg aktif,biasanya ditandai dengan prosedur status connected dan berisikan rule ip address,subnet,default gateway,dns server,NAT dll. Pastikan juga fitur NAT telah diEnable.

3. Jika fitur NAT berstatus disabled maka masuklah ke menu "Interface Setup" dan pilih PVC yg terlihat aktif pada menu status sblumnya (dlm hal ini saya pilih PVC2) lalu pada bagian bawah set NAT menjadi Enabled lalu save.

4. Masuk ke menu "Advanced Setup" dan pilih "NAT" dan pilih PVC2 lalu pilih Virtual Server.

5. Isikan rule2 yg kita butuhkan dgn memilih Application, seperti HTTP_Server, HTTPS, FTP dll dan masukkan alamat IP webserver (misal:192.168.1.2) pada "Local IP address" lalu save. Kurang lebih hasilnya seperti berikut :



6. Dan restart modem anda.


Untuk tutor lengkap cara membuat webserver bisa dilihat disini Membuat Webserver Sendiri Dirumah .

Bagi yg memakai mikrotik bisa dilihat disini NAT dgn sedikit modifikasi pada port2nya.

Terimakasih

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Cara Install Joomla di xampp

Joomla merupakan pelayanan untuk pembuatan WEB yang sudah dikenal bagi pengembang situs web. Banyak perusahaan-perusahaan besar dan terkenal memanfaatkan pelayanan Joomla ini. Apalagi pelayanan Joomla ini dikenal dengan Open Sourcenya. Jadi Anda tinggal melakukan perubahan-perubahan seperlunya saja dalam membuat situs web di komputer Anda dan hasilnya baru di upload ke internet untuk di publikasikan agar bisa di akses orang banyak.
Bagi yang belum pernah tahu bagaimana dan darimana memulainya untuk dapat memanfaatkan pelayanan Joomla ini, saya akan coba untuk menjelaskan satu persatu agar para pemula dapat membuat program web lebih mudah dan gampang. Karena adakalanya seorang memahami program web tapi tidak ahli dalam membuat desain hasilnya jadi menceng alias tidak bagus, ini membuat para pemula menjadi kurang termotivasi dalam mempelajari bahasa program berbasis web. Atau seseorang ahli dalam membuat desain tapi kurang memahami bahasa pemrogramannya akan menjadi pusing tujuh keliling. Dengan adanya program Joomla ini diharapkan bisa memadukan kedua-duanya. Yang kurang paham program dapat membuat web, yang bukan ahli desain juga dapat membuat desain yang bagus dan tidak kalah dengan para profesional.
Tapi jangan dikira saya ahli dalam membuat web, saya hanya sharing saja disini apa-apa yang telah saya temukan dan mengikuti apa kata naluri saja selama bergelut dibidang program database. Dan hal-hal yang kecilpun perlu disampaikan agar ilmu yang telah didapatkan jangan hanya masuk laci saja ( ini istilah dari Om Duto – ) habis itu lupa, dan itu justru sering terjadi pada saya karena web bukan spesialisasi saya jadi gampang sekali melupakannya.
Sebagai pemula yang perlu diperhatikan pada saat kita bikin program web dan wajib ada adalah web service. Web Service yang akan kita pakai disini adalah Apache agar program PHP yang akan kita gunakan nanti bisa jalan. Program PHP, PHP My Admin, MySQL wajib diperlukan. Kalau Anda mau mendownload satu persatu dari keempat tool yang diperlukan tersebut bisa Anda cari diinternet semuanya gratis, tetapi Anda juga harus bisa menginstall satu persatu dan tidak kalah pentingnya mengkonfigurasi dari tool-tool tersebut sehingga bisa saling berhubungan. Hal ini butuh suatu ketelitian yang tinggi, dan terkadang sangat menyulitkan, dan ini bagi pemula tentu sangat tidak baik. Saya ada punya alternatif lain yaitu dengan memakai aplikasi XAMPP, dan aplikasi ini banyak pula dikenal bagi para pemula saat awal untuk mempelajari pembuatan WEB. Dengan XAMPP keempat tool yang telah saya sebutkan diatas sudah jadi satu paket, jadi Anda tidak perlu repot-repot lagi dalam urusan setting menyetting. XAMPP ini juga gratis dan Anda bisa dapatkan di internet, kalau Anda tidak mau repot bisa Anda download saja disini, tapi kalau Anda punya versi lebih baru lebih baik pakai saja versi yang lebih baru tersebut.
Pertama-tama disini kita menginstalasi XAMPP, ini persiapan untuk instalasi Joomla, karena Joomla hanya bisa diinstalasi kalau Web Service sudah terinstal dengan baik. Cara instalasi XAMPP ini mudah sekali Anda ikuti saja perintah-perintahnya, tapi yang perlu diingat di folder mana Anda menempatkan programnya. Setelah selesai instalasi, Anda coba untuk mengetest jalan apa tidak program APACHE dengan membuka browsing internet Anda, dan pada kotak Address ketik //localhost, apabila keluar logo XAMPP warna orange ( biasanya ), berarti APACHE Anda telah jalan.
Pada saat Anda mengetik //localhost, secara otomatis sebenarnya folder langsung menuju ./XAMPP/htdocs/ dan langsung menjalankan file index.html atau index.php yang ada disana. Ini merupakan pelajaran dasar saat kita memulai belajar bahasa WEB. Jadi harus benar-benar diingat dan dipahami karena pada saat kita menginstalasi joomla kita akan punya folder sendiri, dan akan kita arahkan ke folder joomla.
Anda bisa mendapatkan software Joomla secara gratis juga diinternet dalam bentuk kompresan, jadi harus diekstrak terlebih dahulu. Kalau tidak ingin repot mengobok-obok google Anda bisa download saja disini. Pilih Joomla versi 1.5.9 full package. Folder induk yang terbentuk dari hasil ekstrak bernama Joomla_1.5.9-Stable-Full_Package, tetapi untuk memudahkan rename saja folder ini menjadi joomla. Kemudian folder joomla ini dikopikan ke folder ./XAMPP/htdocs/. Setelah terkopi semua kita mulai untuk menjalankan program instalasi.
Buka browsing Internet Anda, pada kotak address ketik localhost/joomla, maka akan muncul tampilan program instalasi seperti dibawah ini :

Anda klik aja terus next  sampai pada langkah konfigurasi Database akan muncul tampilan berikut :
isikan semuanya seperti diatas, password database biarkan kosong, dan database name isikan sesuai dengan keinginan Anda.
Teruskan lagi tekan tombol next, dan pada tahap FTP Configuration dikosongkan saja dan teruskan lagi dengan menekan tombol next. Setelah sampai pada tahap berikut :
Isikan sitename sesuai dengan yang Anda inginkan, email juga harus diisi, admin password harus diisi dan jangan boleh lupa. Tombol Install Sample Data di klik aja ( tidak wajib ). kemudian pilih next lagi, dan akan tampil gambar berikut :
Disini diperintahkan agar kita menghapus direktori instalasi sebelum mengakhiri proses instalasi, direktori yang harus dihapus terletak di ./XAMPP/htdocs/joomla/installation , folder installation harus Anda delete.
Setelah selesai Anda bisa masuk Site atau Admin, Site berarti Anda ke halaman depan, dan kalau ke Admin berarti Anda ke CPanel. Untuk masuk ke Admin Anda harus masuk dengan username = admin, dengan password yang sudah Anda bikin diatas.
Apabila browsing Anda sudah tertutup dan untuk memanggilnya kembali Anda tinggal ketik di address browsing Anda localhost/joomla, dan untuk masuk admin pilih seperti dibawah :
Pada gambar diatas Anda harus pilih Administrator untuk masuk ke CPanel.
Untuk tahap Instalasi Joomla saya kira cukup sampai disini dulu, silakan dicoba sampai berhasil untuk mempelajari langkah selanjutnya.
Sampai jumpa, smoga Anda beruntung.

Cara Mudah Manajemen IP Address dengan windows

Jika ada seorang network administrator atau bisa juga teknisi atau semuanya saja deh :) bagi semua yang berkecimpung di dunia networking pasti mengenal yang namanya IP Address. Kebanyakan teman-teman sering menggunakan IP Address statik, karena hal ini mudah dilakukan dan juga mudah untuk memanajemeni karena IP setiap komputer selalu tetap (tidah berubah) sehingga memungkinkan untuk dapat melakukan remote ke komputer bersangkutan atau hanya sekedar test koneksi jaringan melalui command ping.
Untuk skala jaringan komputer kecil (dibawah 25) komputer mungkin masih mudah untuk melakukan manajemennya, tapi jika sudah melebihi 50 komputer akan sangat menyulitkan untuk melakukan maintenance-nya, hal yang sering aku temui seringnya terjadi IP Conflic sehingga meyebabkan komputer tidak terkonek dengan jaringan.
Trus bagaimana solusinya ..??
Solusinya gunakan DHCP (Dinamic Host Control Protocol) Server
dhcp1
yaitu komputer server yang difungsikan untuk melayani / memberikan IP Address komputer client secara otomatis. Namun DHCP saja tidaklah cukup sebab jika hanya dengan DHCP saja maka IP Address tiap komputer akan selalu berubah-ubah  (Dinamic) untuk perioda waktu tertentu, hal ini akan menyulitkan untuk melakukan maintenance-nya. Agar IP yang diberikan oleh DHCP bisa selalu tetap, maka gunakan fitur Reservation.
Dengan Fitur Reserfation, maka setiap komputer awalnya harus didaftarkan Mac Addressnya (machine Address atau Phisical Address) ke DHCP Server, sehingga server dapat mengenali komputer yang membutuhkan IP, sehingga dapat memberikannya IP sesuai dengan daftar yang telah dibuat(Fix). Hal ini akan sangat membantu sekali tugas seorang administrator jaringan, sebab jika sebelumnya petugas harus melakukan setting IP Addres pada tiap-tiap komuter alias keliling maka dengan DHCP Reservation semuanya akan dilakukan otomatis oleh Server DHCP.  :)
Untuk mengaktifkan DHCP tersebut dalam jaringan anda, maka pada console dhcp manajer click kanan 1x nama komputer dhcpnya dan pada menu pop up yg muncul pilih authorize, maka komputer anda sudah siap untuk operasional melayani dan berfungsi sebagai DHCP Server dengan reservation IP.
Selamat mencoba deh, semoga sukses dan selamat tinggal Statik IP Address…..